Khasiat Madu Sebagai Obat Alternatif Atasi Batuk Anak   Leave a comment

sudah terkenal dari dulu sebagai salah satu minuman yang dapat menambah stamina dan membuat tubuh lebih bugar. Selain itu pula, sebagian orang tua juga sudah selalu menyarankan atau memberikan kepada sang anak apabila sedang batuk. Nah, lebih lanjut mengenai khasiat madu sebagai obat alternatif batuk anak ternyata ada ahli yang sudah melakukan penelitian mengenai hal tersebut.

KHASIAT MADU SEBAGAI OBAT ALTERNATIF ATASI BATUK PADA ANAK

Menurut studi yang dipublikasikan dalam Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine, anak-anak yang menerima dosis kecil madu sebelum tidur akan memiliki kualitas tidur lebih baik dan mengurangi frekuensi batuknya. Kondisi ini lebih baik dibandingkan dengan anak-anak yang diberikan obat.

“Ini adalah kali pertama madu telah benar-benar terbukti bisa digunakan sebagai pengobatan,” ujar penulis studi utama Dr Ian Paul dari Penn State College of Medicine, seperti dikutip dari ABCNews.

Penelitian ini melibatkan 105 anak yang berusia 2-18 dan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok anak yang diberikan sirup obat rasa madu, kelompok anak yang diberikan madu dan kelompok anak yang tidak diberikan apa-apa.

Umumnya madu memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan obat-obatan, serta tidak memiliki efek samping seperti pusing atau mengantuk.

“Telah lama diketahui bahwa demulcents seperti madu bisa menenangkan iritasi selaput lendir, dengan demikian bisa menghilangkan iritasi yang dapat memicu refleks batuk. Dan umumnya obat batuk memiliki fungsi yang sama,” ujar Paul Doering, wakil direktur Drug Information and Pharmacy Resource Center dari University of Florida.

Merekomendasikan madu sebagai obat memiliki beberapa kelebihan, di antaranya lebih aman untuk digunakan dibanding obat yang mengandung bahan kimia, serta termasuk obat tardisional yang sudah umum di masyarakat.

Untuk itu minum teh atau air jeruk nipis hangat yang dicampurkan dengan madu bisa menjadi cara yang efektif mengurangi sakit tenggorokan serta menekan batuk, sehingga seseorang bisa mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik. Umumnya madu diberikan sebanyak dua sendok teh (10 ml).

Namun, sebaiknya orangtua tidak memberikan madu pada anak yang berusia di bawah satu tahun karena berisiko mengalami botulisme pada bayi.

Sumber : Sehatzblog

Posted March 3, 2011 by bkuswara in Kesehatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: