Pikir Dahulu Sebelum Anda Melakukan BOTOX, SILICON dan LIPOSUCTION   Leave a comment

Sebuah artikel yg menarik buat saya setelah membaca judulnya dari sebuah majalah Sister. Kebetulan majalah ini tergeletak di atas meja kantor. Sepertinya sih majalah ini punya teman cewek kantor ku. Biasanya yang sering melakukan 3 hal diatas ya para wanita kan. Jarang sekali kita dengar kalau para cowok yang melakukannya, walaupun ada juga sih cowok-cowok yg pengen tampil sempurna dan rela melakukannya.

Botox

Botulinum Toxin atau botox adalah Racun yang diproduksi oleh bakteri Clostridium Botulinum, terdengar menyeramkan ya….. sebenarnya yang dipergunakan didalam dunia kecantikan adalah Botulinium Toxin type A. Didalam dunia kedokteran type A ini dipergunakan untuk berbagai macam terapi seperti dipergunakan untuk memperbaiki mata juling, Mengangkat kelopak mata yang turun (ptosis), mengatasi kelumpuhan saraf wajah, mengurangi dystonia (kaku/kejang), mengurangi sekresi kelenjar keringat yang berlebihan hingga pengobatan migraine (sakit kepala yang luar biasa) dan masih banyak lagi kegunaan yang lainnya. Botox pertama kali dipergunakan pada tahun 1970 oleh Dr. Alan Scott yang dipergunakan untuk memperbaiki mata juling.

Akan tetapi dalam perkembangannya botulinium type A atau botox juga dipergunakan di dunia kecantikan seperti digunakan untuk mengurangi kerutan pada dahi dan seputar mata, membentuk alis, mengecilkan rahang yang besar, mengurangi garis senyum, menaikan sudut bibir mengencangkan payudara serta mengecilkan otot betis. Menurut seorang ahli, Dr.Liza treatment botox dilakukan dengan cara menyuntikan cairan botox yang sudah dilarutkan dalam cairan NaCl pada otot-otot yang akan di treatment, dan dosisnya disesuaikan dengan besarnya otot yang akan di lumpuhkan. Efek botox ini akan bertahan selama 4-6 bulan.

Yang paling penting untuk melakukan treatment botox ini haruslah dilakukan oleh dokter ahli karena bisa saja terjadi kelumpuhan setempat selama beberapa waktu. Masalah yang umum timbul akibat kegagalan dalam proses botox seperti alis terangkat  ke satu sisi, mulut miring sebelah, over dosis sehingga wajah terlihat kaku seperti topeng atau mulut tidak bisa dipakai untuk gerakan meniup.

Silicon

Anda pasti sudah pernah mendengar kasus-kasus yang menyebabkan kematian setelah penggunaan silico. Penggunaan silicon didalam dunia kecantikan sampai pada saat ini masih menimbulkan pro dan kontra, terutama penggunaan silicon cair. Menurut Dr.Liza didalam ilmu kedokteran silicon cair adalah suatu jenis Polyurethane yang banyak dipakai sebagai bahan didunia industri dan merupakan zat yang berbahaya bagi tubuh. Inilah yang menyebabkan silicon tidak dapat menyatu dengan jaringan tubuh kita dan akibatnya tubuh kita akan bereaksi pada silicon ini dengan selalu menganggapnya sebagai benda asing yang harus selalu di buang oleh tubuh. Jika tubuh kita disuntikan oleh silicon cair maka akan terjadi reaksi radang yang terus menerus dan dapat berkembang menjadi infeksi dan bengkak yang menetap. Bahkan pada beberapa kasus, silicon cair dapat menyumbat aliran pembuluh darah besar (misalnya saat disuntikan pada otot dada untuk memperbesar payudara) dan menyebabkan kematian.

Dalam dunia kecantikan silicon yang selayaknya dipergunakan adalah silicon implan yang berupa silicon padat dan kantung silicon. Pemakaiannya tergantung pada bagian mana yang akan di bentuk, misalnya untuk membentuk dagu, tulang pipi atau tulang hidung maka digunakan silicon padat. Sedangkan kantung silicon dipergunakan sebagai Breast Implant untuk memperbesar payudara.

Didunia kedokteran penggunaan silicon padat lebih diperuntukkan untuk rekontruksi wajah dan tubuh yang mengalami kecelakaan, memperbaiki dagu yang tidak simetris dengan bentuk wajah, menyamakan ukuran payudara yang tidak sama besar hingga penambahan kantung silikon pada operasi pengangkatan payudara akibat kanker.

Pada perkembangannya saat ini banyak sekali orang yang memilih untuk menggunakan silicon guna menyempurnakan bagian bagian tubuhnya. Dan silikon yang dipergunakan justru silicon cair yang berbahaya bagi kesehatan. Jadi anda yang memutuskan sebelum anda memutuskan untuk memasukan silicon didalam tubuh anda………

Liposuction

Liposuction atau  sedot lemak adalah pengambilan lemak pada bagian tubuh tertentu agar didapatkan bentuk tubuh yang ramping. Dalam dunia kedokteran cara ini tergolong dalam operasi besar yang harus dilakukan dengan prosedur operasi tertentu dikarenakan resiko yang cukup tinggi. Sebelum dilakukan liposuction  pasien harus dievaluasi terlebih dahulu. Liposuction tidak dapat dilakukan jika lemak yang akan diambil kurang dari 2 Kg.

Selama proses operasi, pasien akan  dibius dan kateter (selang kecil) akan dimasukan kedalam jaringan lemak. Sedikit cairan Saline akan ditambahkan untuk mempermudah penyedotan lemak. Setelah proses penyedotan lemak ini pasien diharuskan menggunakan korset ketat selama beberapa waktu agar kulit yang sudah kehilangan lemak tidak kendur. Selain proses yang cukup panjang, kemungkinan terjadi komplikasi saat melakukan operasi ini dapat mengakibatkan kematian.

Tindakan seperti botox, silicon ataupun Liposuction bukanlah cara mudah untuk tampil cantik, terutama bagi remaja yang masih berada pada masa pertumbuhan. Remaja masih memiliki proses metabolisme dan regenerasi sel yang umumnya berjalan cepat. Untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal dan kulit yang sehat terapkan pola makan yang tepat dan seimbang. Dan jangan lupa olahraga rutin 3 kali seminggu dapat membuat metabolisme tubuh berjalan lancar.

Sumber : Majalah Sister

Posted April 22, 2011 by bkuswara in Kesehatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: